ASAL USUL PESANTREN

Oleh: Anhar

Ada yang mengait-kaitkan munculnya institusi pesantren dengan institusi pendidikan Hindu-Buddha, yaitu Mandala dan Asyrama yang disebut berasal dari India Selatan, tepatnya Kerala.

Kalau dikritisi tradisi menuntut ilmu dalam Islam di dunia Islam sejak masa lampau dengan jelas terlihat ada budaya mencari guru. Imam Hanafi, Syafi’i, Maliki, Hanbali contoh ulama yang dikenal sebagai orang yang mencari guru. Pada tahun 1354, Ibnu Batutah menjelaskan bahwa ia mengikuti halaqah yang diadakan sultan setelah salat Jum’at hingga waktu Ashar tiba di kesultanan Aceh Darussalam. Dengan demikian, halaqah adalah metode sekaligus institusi pendidikan Islam pertama di Nusantara.

K.H. Hasyim Asy’ari ketika kembali dari Makkah ke Tebuireng Jawa Timur, pertama-tama juga membuka halaqah,  lalu kemudian orang semakin hari semakin banyak datang dan sebagian menetap di sana. Dari sinilah kemudian terbentuk pesantren. Hal yang sama juga dilakukan oleh Syekh Musthafa Husain, pendiri Madrasah Musthafawiyah, yang kemudian menjadi Pesantren Musthafawiyah Purbabaru Kab. Mandailing Natal Sumatera Utara.

Oleh karena itu, kemunculan pesantren, nampaknya lebih dipengaruhi oleh tradisi menuntut ilmu dalam dunia Islam. Dan hal ini lebih bertanggung jawab untuk disebutkan dari pada mengatakannya terkait kuat dengan pendidikan Hindu-Budha.

Segi pengadministrasian pendidikan dalam pengertian yang sederhana sangat mungkin terakait, karena masa-masa sebelumnya Nusantara beragama Hindu-Budha. Tetapi substansi pendidikan pesantren untuk sebagian, tidak mungkin turunan pendidikan Hindu-Budha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s